Pembagian Ilmu Pengetahuan
Berdasar beberapa
argumentasi, ilmu pengetahuan dalam arti luas dibedakan sebagai berikut.
1. Ilmu
Pengetahuan Sosial (Social Science) atau sering disingkat IPS yang membahas
hubungan antar manusia sebagai makhluk social, yang selanjutnya dibagi atas:
a. Psikologi,
suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari proses mental dan tingkah laku.
b. Pendidikan,
suatu perlakuan atau proses latihan yang terarah dan sistematis menuju ke suatu
tujuan.
c. Antropologi,
suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari asal-usul dan perkembangan jasmani,
social, kebudayaan, serta tingkah laku manusia.
d. Etnologi,
suatu studi Antropologi dari aspek sistem sosio-ekonomi dan pewarisan
kebudayaan terutama keaslian kebudayaan dan faktor pertumbuhan perkembangan
kebudayaan, serta perubahannya dalam masyarakat primitif.
e. Sejarah,
suatu pencatatan peristiwa-peristiwa yang telah terjadi pada suatu bangsa,
negara, atau individu.
f. Ekonomi,
suatu pengetahuan yang berhubungan dengan produksi, tukar-menukar barang
produksi, pengelolaan dalam ruang lingkup rumah tang, perusahaan, atau negara.
g. Sosiologi,
suatu studi tentang tingkah-laku social, terutama tentang asal-usul organisasi,
institusi, dan perkembangan masyarakat.
2. Ilmu
Pengetahuan Alam (IPA) atau Ilmu Alamiah (Natural Science), yang membahas
tentang alam semesta dengan semua isinya dan selanjutnya terbagi atas:
a. Fisika
(Physics), suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari benda tidak hidup atau mati
dari aspek wujud dengan perubahan-perubahan yang bersifat sementara. Fisika
secara klasik dibagi dalam mekanika, panas, bunyi, cahaya, gelombang, listrik,
magnet, dan teknik mekanik, teknik sipil serta teknik listrik (arus lemah dan
kuat. Ketiga ilmu yang terakhir itu merupakan Fisika terapan.
b.Kimia
(Chemistry), suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari benda hidup atau tidak
hidup dari aspek susunan materi dan perubahan-perubahan yang bersifat tetap.
Kimia secara garis besar dibagi menjadi Kimia Anorganik dan Kimia Organik.
Kedua bagian itu pada dasarnya membahas dasar kesuluruhan, kemudian diikuti
dengan analisis kualitatif dan kuantitatif.
Kimia-Fisika adalah
ilmu pengetahuan yang lebih luas dimana Kimia dan Fisika digabungkan sedemikian
rupa sehingga identitas masing-masing hilang. Batas buatan manusia antara Kimia
dan Fisika menjadi kabur. Misalnya, beberapa perkembangan yang besar dalam
bidang kimia teori, seperti transformasi inti atom, yang telah dikembangkan
oleh para ilmuwan baik dalam bidang kimia maupun fisika. Kimia terapan
menghasilkan produk berupa karet sintetis, pupuk sintetis, plastik, bahan
peledak, dan lain-lain.
c. Biologi
(Biological Science), ilmu pengetahuan yang mempelajari makhluk hidup dan
gejala-gejalanya. Biologi dibagi atas cabang-cabang, yang antara lain adalah:
1) Botani,
suatu cabang Biologi yang mempelajari seluk-beluk tumbuhan.
2) Zoologi,
suatu cabang Biologi yang mempelajari hewan.
3) Morfologi,
suatu studi tentang struktur luar atau bentuk-luar makhluk hidup.
4) Anatomi,
suatu studi tentang struktur-struktur –dalam atau bentuk—makhluk hidup.
5) Fisiologi,
suatu studi tentang fungsi atau faal tubuh makhluk hidup.
6) Sitologi,
suatu studi tentang sel secara mendalam meliputi struktur, molekuler, dan
lain-lainnya.
7) Histologi,
suatu studi tentang jaringan tubuh atau organ makhluk hidup, yang merupakan
serentetan sel yang sejenis.
8) Palaentologi,
suatu studi tentang makhluk-makhluk masa lampau yang kebanyakan hanya berupa
fosil.
3. Ilmu
Pengetahuan Bumi dan Antariksa yang sering disebut IPBA (Earth Science and
Space), ilmu pengetahuan yang membahas tentang bumi sebagai salah satu anggota
tata surya dan ruang angkasa dengan benda angkasa lainnya. IPBA antara lain
meliputi:
a. Geologi,
suatu cabang IPBA yang membahas struktur bumi. Dalam pembahasannya menggunakan
dasar-dasar kimia dan fisika sehingga mempelajari struktur dan perubahan
materi, baik yang terdapat di permukaan tanah maupun yang terdapat dalam perut
bumi. Bagian Geologi yang penting ialah: Petrologi yang membahas batu-batuan,
Vulkanologi yang membahas gempa bumi, dan Mineralogi yang membahas bahan mineral
atau bahan galian yang dalam pembahasannya menggunakan prinsip kimia-fisika.
Suatu subcabang yang penting adalah Kristalografi yang membahas bentuk-bentuk
krital dari mineral.
b. Astronomi,
suatu ilmu pengetahuan yang membahas benda-benda ruang angkasa dalam alam
semesta ini, yang meliputi bintang, matahari, planet, satelit, dan
lain-lainnya. Penerapan astonomi ysng praktis adalah dalam navigasi,
perhitungan waktu, dan kalender.
c. Geografi,
suatu ilmu pengetahuan tentang muka bumi dan produk ekonomi sehubungan dengan
makhluk hidup, terutama manusia. Geografi sebagai cabang ilmu pengetahuan
menggabungkan informasi yang diperoleh dalam semua cabang lain, sehingga
merupakan ilmu pengetahuan yang dapat dipakai manusia untuk memecahkan masalah
yang dihadapi dalam rangka adaptasi lingkungan. Subcabang yang penting ialah :
Fisiografi yang membahas sifat fisis bumi dan Geografi biologi yang membahas
kondisi hidup bagi tumbuhan, hewan, dan manusia. Geografi ekonomi merupakan
bagian dari geografi biologi yang bersangkutan dengan perusahaan dan ekonomi.